Langsung ke konten utama

Tentang Diriku



Nama Lengkapku adalah Dezy Zahrotul Istiqomah Nurdin. Biasanya aku dipanggil Dezy atau Kakak Ecy. Aku lahir di Surabaya pada 21 Desember 1996. Aku punya 2 adik perempuan. Umur kami pun terpaut jauh. Dengan adikku yang pertama selisih 5 tahun sedangkan dengan adikku yang kedua selisih 13 tahun. Jauh bukan??? haha Tapi tak apa lha, umur tak jadi masalah. Semoga kami tetap rukun sebagai adik kakak sampai tua nanti hehe :)

Impianku adalah ingin menjadi seorang muslimah yang benar-benar taat kepada Allah. Karna itu aku berusaha berpegang teguh prinsip yang telah aku buat. Meskipun banyak yang tak suka dengan prinsipku. Namun aku tak peduli dengan sikap mereka, biar lha manusia tak suka denganku tapi aku ingin Allah suka padaku :)

Cita-cita?? Hm.... Dulu aku mempunyai cita-cita ingin menjadi seorang dokter yang bisa menolong orang sakit tanpa membebani mereka karna faktor biaya. Namun mungkin bukan takdirku, sekarang aku menjadi mahasiswa jurusan Fisika. Meskipun tak menjadi seorang dokter, tapi aku ingin tetap menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain dan ingin menjadi orang yang berpengaruh baik di negara ini agar bisa menuntaskan kemiskinan di negara. Semoga aku bisa mewujudkan impian dan cita-citaku. Mohon doanya kawan :) Semoga kalian juga bisa mewujudkan impian dan cita-cita kalian. :) 

SEMANGAT !!!!







Komentar

Postingan populer dari blog ini

#1 Project Menyembuhkan Luka & Memaafkan

Beberapa luka batin tak jarang disebabkan oleh orang terdekat, seperti keluarga, teman, atau bahkan sahabat. Entah disebabkan oleh kesalahpahaman atau kurangnya komunikasi. Begitu pula yang terjadi kepada saya sekitar 6 hari yang lalu. Saya terlalu berlarut dalam kesedihan karena telah ditinggalkan oleh seseorang yang pernah berkomitmen untuk menjalin hubungan ke jenjang yang lebih serius. Hal tersebut yang mungkin penyebab terjadinya adanya kesalahpahaman antara saya dengan ayah. Malam itu, saya dan ibu sedang membicarakan dia yang telah menyakiti hati saya, sebut saja si X. Tanpa sadar ayah mendengar cerita kami. Beliau pun langsung menegur ibuku yang terkesan malah menyulut api amarahku kepada si X. Selain itu, ayah pun memarahiku karena terlalu larut dalam kesedihan dan akhir-akhir ini terlalu sering marah. Beliau juga menyalahkan saya atas semua yang terjadi. Padahal saya jelas-jelas tak bersalah, justru perbuatan si X lah yang salah. Hati saya sangat terluka ketika mende...

Patah Hati

Patah hati mengajarkan manusia agar lebih menghargai perasaan orang lain. Perasaan yang mencurahkan sebuah ketulusan dalam dirinya. Ketulusan yang dilandasi dengan komitmen dan syarat yang saling disetujui satu sama lain. Komitmen dan syarat hadir agar mereka bisa saling hidup berdampingan seumur hidup walau banyak badai yg akan hadir. Terima kasih luka. Kamu mengajarkanku artinya menghargai sebuah ketulusan cinta seseorang. Melangkah perlahan-lahan walau tertatih. Luka segeralah luruh dari hati Agar kelak tidak menimbulkan benci Terima kasih untukmu juga yg mengajarkanku perbedaan antara ketulusan dan kepalsuan. Terima kasih untukmu juga yg mengajarkanku arti sahabat yang sesungguhnya. Terima kasih juga karena sudah membuat saya, ayah & ibu meneteskan air mata. Semoga kalian bahagia tanpa jeda Surabaya, 27 September 2020 Dezy Zahrotul Istiqomah Nurdin #patahhati #lukahati #komitmen #cintapalsu #sahabat #cinta #ketulusancinta #surabaya #renunganhati #kuat #bukanpuisi...

Buku "Heal Yourself" - Novie Ocktaviane Mufti

Judul Buku : Heal Yourself Penulis : Novie Ocktaviane Mufti Penerbit : CV. IDS Tebal buku : XVII + 268 Buku "Heal Yourself" ini membantu kamu untuk berdamai dengan luka & memberi pemahaman pada setiap masalah dari sisi psikologi Islam. Bahasa yg ringan dan mudah dipahami akan memudahkan pembaca menerapkannya dlm proses penyembuhan luka. Buku ini bisa menjadi teman berjuangmu untuk menyembuhkan luka 🤗. Setelah membaca buku ini, jadi merasa bahwa masih ada orang yg memahami perasaan & membaca sudut pandang pemikiran saya. Sehingga saya menjadi lebih percaya diri untuk segera bangkit dari luka. Tulisan yang paling membekas di hati saya ada di halaman 133 sampai 141. Selain itu, penulis juga menjelaskan setiap persoalan & emosi dari segi psikologi Islam. Hal itu semakin menambah wawasan saya ttg psikologi Islam. Oh iya, penulis juga memberikan tips untuk berdamai dengan luka lho🤗 Buku ini sangat saya rekomendasikan untuk dibaca agar kita bisa memahami s...