Langsung ke konten utama

Ayah



Ayah....
Untuk saat ini, kau adalah laki-laki pertama yang ada dalam hatiku
Kau mengajarkan banyak pelajaran hidup kepadaku
Kau memberikan kasih sayangmu kepadaku dengan tulus
Kau selalu tersenyum di depanku
Namun terkadang aku tak bisa mengerti engkau ayah...
Terkadang kalimat mu tajam seperti pisau
Sehingga membuat ku sakit hati kepada mu
Terkadang engkau berdebat denganku hanya karena masalah kecil
Aku terus mencoba untuk mengerti sikapmu...
Namun seiring berjalannya waktu...
Aku telah menyadari bahwa semua itu untuk kebaikanku dan karena kau sayang kepadaku
Karna kau tak ingin aku salah jalan
Ayah...
Maaf kan diriku bila aku belum bisa mengerti dirimu dengan baik
Maaf kan diriku bila kata-kata ku selama ini telah menusuk hatimu
Maaf kan diriku bila masih membuat mu meneteskan air mata
Maaf kan diriku bila belum bisa menjadi anak yang berbakti kepadamu
Maaf kan diriku bila belum bisa membahagiakan mu
Ayah...
Terima kasih atas semua kasih sayangmu
Terima kasih karena kau telah membimbingku dan adik-adik ke jalan Allah
Terima kasih karena kau telah mengerti diriku
Ayah...
Tanggal 8 Maret ini adalah tanggal dimana engkau dilahirkan
Met Milad ayah..
Barakallahu fii umriik.
Semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan rezeki yang banyak dan barokah kepadamu. Maaf bila aku hanya bisa memberikan sepucuk kata-kata ini untuk mu. Semoga Allah selalu menjaga mu. Aamiin 


Karya : Dezy Zahrotul Istiqomah Nurdin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#1 Project Menyembuhkan Luka & Memaafkan

Beberapa luka batin tak jarang disebabkan oleh orang terdekat, seperti keluarga, teman, atau bahkan sahabat. Entah disebabkan oleh kesalahpahaman atau kurangnya komunikasi. Begitu pula yang terjadi kepada saya sekitar 6 hari yang lalu. Saya terlalu berlarut dalam kesedihan karena telah ditinggalkan oleh seseorang yang pernah berkomitmen untuk menjalin hubungan ke jenjang yang lebih serius. Hal tersebut yang mungkin penyebab terjadinya adanya kesalahpahaman antara saya dengan ayah. Malam itu, saya dan ibu sedang membicarakan dia yang telah menyakiti hati saya, sebut saja si X. Tanpa sadar ayah mendengar cerita kami. Beliau pun langsung menegur ibuku yang terkesan malah menyulut api amarahku kepada si X. Selain itu, ayah pun memarahiku karena terlalu larut dalam kesedihan dan akhir-akhir ini terlalu sering marah. Beliau juga menyalahkan saya atas semua yang terjadi. Padahal saya jelas-jelas tak bersalah, justru perbuatan si X lah yang salah. Hati saya sangat terluka ketika mende...

Patah Hati

Patah hati mengajarkan manusia agar lebih menghargai perasaan orang lain. Perasaan yang mencurahkan sebuah ketulusan dalam dirinya. Ketulusan yang dilandasi dengan komitmen dan syarat yang saling disetujui satu sama lain. Komitmen dan syarat hadir agar mereka bisa saling hidup berdampingan seumur hidup walau banyak badai yg akan hadir. Terima kasih luka. Kamu mengajarkanku artinya menghargai sebuah ketulusan cinta seseorang. Melangkah perlahan-lahan walau tertatih. Luka segeralah luruh dari hati Agar kelak tidak menimbulkan benci Terima kasih untukmu juga yg mengajarkanku perbedaan antara ketulusan dan kepalsuan. Terima kasih untukmu juga yg mengajarkanku arti sahabat yang sesungguhnya. Terima kasih juga karena sudah membuat saya, ayah & ibu meneteskan air mata. Semoga kalian bahagia tanpa jeda Surabaya, 27 September 2020 Dezy Zahrotul Istiqomah Nurdin #patahhati #lukahati #komitmen #cintapalsu #sahabat #cinta #ketulusancinta #surabaya #renunganhati #kuat #bukanpuisi...

Buku "Heal Yourself" - Novie Ocktaviane Mufti

Judul Buku : Heal Yourself Penulis : Novie Ocktaviane Mufti Penerbit : CV. IDS Tebal buku : XVII + 268 Buku "Heal Yourself" ini membantu kamu untuk berdamai dengan luka & memberi pemahaman pada setiap masalah dari sisi psikologi Islam. Bahasa yg ringan dan mudah dipahami akan memudahkan pembaca menerapkannya dlm proses penyembuhan luka. Buku ini bisa menjadi teman berjuangmu untuk menyembuhkan luka 🤗. Setelah membaca buku ini, jadi merasa bahwa masih ada orang yg memahami perasaan & membaca sudut pandang pemikiran saya. Sehingga saya menjadi lebih percaya diri untuk segera bangkit dari luka. Tulisan yang paling membekas di hati saya ada di halaman 133 sampai 141. Selain itu, penulis juga menjelaskan setiap persoalan & emosi dari segi psikologi Islam. Hal itu semakin menambah wawasan saya ttg psikologi Islam. Oh iya, penulis juga memberikan tips untuk berdamai dengan luka lho🤗 Buku ini sangat saya rekomendasikan untuk dibaca agar kita bisa memahami s...